Fungsidari Tata Tertib Lalu Lintas Sepeda Motor Ketika Berkendara Di Jalan Raya sebenarnya sangat baik sekali. Dengan mengetahui Tata Tertib Lalu Lintas Sepeda Motor Ketika Berkendara Di Jalan Raya, sehingga kita bisa saling menghargai sesama. Baik itu antar pengendara maupun dengan pejalan kaki dan pesepeda di jalan raya.
Untukitu dirinya berharap, dengan adanya kegiatan Dikmas Lantas ini, para pelajar dapat mengetahui aturan-aturan berlalu lintas. Sehingga mereka dapat disiplin dan patuh lalu lintas sejak dini. "Kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian kami terhadap keselamatan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. [Red]
Fast Money. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pada sambutan HUT POLANTAS 23 September 2013, KAPOLRI menyatakan bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia saat ini sudah sampai pada titik yang sangat memprihatinkan. Pada tahun 2011 tercatat sebanyak orang meninggal dunia dan pada tahun 2012 turun menjadi apabila dianalisis secara kuantitatif maka dalam satu bulan angka kematian mencapai orang, setara dengan 82 orang perhari atau dalam setiap jam terdapat 3 hingga 4 jiwa yang meninggal akibat lakalantas. Pelaku yang terlibat lakalantas sepanjang bulan Januari hingga Juni 2013 ini sebanyak 244 kasus kecelakaan setiap hari, ternyata 20% diantaranya melibatkan remaja berusia dibawah 16 tahun dengan status ini halaman sekolah telah banyak disesaki oleh ratusan sepeda motor yang dibawa oleh para pelajar. Bahkan parkir sepeda motor sudah meluber ke luar halaman sekolah. Pihak sekolah pun tidak berdaya melarang para siswanya yang membawa sepeda motor ke sekolah. Orang tua memberikan sepeda motor kepada anaknya dan menoleransi mereka mengendarainya dengan alasan menggunakan sepeda motor dapat lebih cepat sampai ke sekolah, bisa mengirit waktu, dan lebih ekonomis. Kondisi transportasi publik yang kurang aman dan nyaman juga menjadikan pelajar lebih senang membawa sepeda motor ke sekolah daripada naik angkutan di sisi lain, penggunaan sepeda motor ke sekolah ada sisi baiknya, tapi dampak negatifnya lebih banyak. Jika mengacu kepada Undang-undang lalu lintas, para pelajar tersebut melanggar hukum karena tidak memiliki SIM, belum cukup umur, banyak yang menggunakan helm, menggunakan knalpot yang bising, ugal-ugalan di jalan raya sehingga disamping membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain. Akibatnya, angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kecelakaan yang melibatkan seorang anak artis yang nota bene masih di bawah umur polisi gencar melakukan razia bagi pelajar yang yang mengendarai sepeda motor. Hal ini disamping bertujuan sebagai tindaan preventif juga untuk memberikan efek jera kepada mereka. Pembuatan SIM yang bisa ânembakâ juga menyebabkan banyak pengendara motor yang sebenarnya belum layak baik secara teknis maupun secara psikologis tapi kenyataannya memiliki SIM. Pendidikan Lalu LintasRazia-razia yang dilakukan oleh polisi dalam jangka pendek mungkin bisa menekan jumlah pelajar yang menggunakan sepeda motor atau melanggar lalu lintas, tapi itu hanya pendekatan temporer, diperlukan langkah-langkah lain yang lebih preventif, yaitu pendidikan lalu lintas kepada pelajar. Bentuknya bisa dalam bentuk penyuluhan, penyebaran selebaran, melibatkan pelajar dalam kampanye keselamatan berlalu lintas, pemutaran film, dan sebagainya. Polisi bisa secara pro aktif datang ke sekolah atau pihak sekolah mengundang aparat polisi untuk memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada pelajar. Melalui cara itu, diharapkan muncul kesadaran dari pelajar terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, pentingnya taat terhadap peraturan lalu lintas, dan suka melihat ada anak-anak PAUD/TK yang suka memakai seragam polisi. Penulis tidak tahu persis apa alasannya anak PAUD/TK memakai seragam polisi. Mungkin maksudnya agar mau jadi polisi, mencintai pekerjaan sebagai polisi, dan menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini. Di kota Bandung ada Taman Lalu Lintas. Tempat itu banyak dikunjungi dan menjadi salah satu tempat wisata pavorit di kota Bandung, apalagi pada saat hari libur. Tapi penulis melihat pengunjung lebih banyak menggunakan tempat itu sebagai sarana hiburan dibandingkan dengan sarana pendidikan lalu lintas. Jarang sekali orang tua di samping mengajak anaknya berwisata juga mengajak anak-anaknya untuk mengenal rambu-rambu lalu lintas yang banyak terpasang di taman tersebut. Polisi disamping melakukan razia juga sebenarnya telah melakukan kampanye simpatik keselamatan lalu lintas kepada masyarakat. Misalnya dengan memberikan helm ber-SNI gratis, memasang spanduk-spanduk tentang keselamatan berlalu lintas, dan iklan-iklan di media massa, tapi tampaknya hal-hal tersebut belum dapat sepenuhnya menjadi masyarakat taat berlalu lintas karena untuk membentuk masyarakat yang taat berlalu lintas butuh proses. Selain itu, perlu juga penegakkan hukum bagi pelanggarnya. Keselamatan berlalu lintas perlu dijadikan sebagai kebutuhan setiap orang. Kecelakaan lalu lalu lintas paling banyak disebabkan oleh kelalaian pengguna meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar, disamping perlu ketegasan dari aparat kepolisian, hal yang tidak kalah penting adalah perlu ketegasan dari orang tua dan sekolah untuk melarang siswa membawa sepeda motor ke sekolah. Pemerintah pun perlu menyediakan sarana transportasi yang aman dan nyaman buat pelajar. Misalnya dengan menyediakan bis sekolah. Dengan adanya pendidikan lalu lintas bagi pelajar, mudah-mudahan dapat membangun budaya sadar tertib berlalu lintas sejak dini karena karakter bangsa salah satunya dapat dilihat dari perilakunya di jalan raya. Lihat Pendidikan Selengkapnya
Au QuĂ©bec, retour Ă lâĂ©cole » fait automatiquement penser Ă autobus scolaire ». Avec lâautomne qui marque le dĂ©but des classes, il faut anticiper la prĂ©sence en grand nombre de ces vĂ©hicules jaunes sur nos routes. En vue de bien sây prĂ©parer, il convient de rappeler les rĂšgles relatives au transport des Ă©coliers et de souligner la sĂ©vĂ©ritĂ© des sanctions en cas dâinfraction. Conduite Ă adopter Feux jaunes obligation de ralentir et de se prĂ©parer Ă arrĂȘter Feux rouges et panneau dâarrĂȘt obligation de sâarrĂȘter Ă une distance de cinq 5 mĂštres Exception terre-plein Feux jaunes obligation de ralentir Les conducteurs des autobus scolaires signalent Ă lâavance au moyen des feux jaunes leur intention de sâimmobiliser sous peu, notamment afin de permettre aux Ă©coliers de monter Ă bord ou de descendre du vĂ©hicule1. Lorsque ces feux sont allumĂ©s, les autres usagers de la route doivent se prĂ©parer Ă arrĂȘter. Ils sont dĂšs lors dans lâobligation de ralentir, et ce, quâils soient situĂ©s Ă lâavant de lâautobus en sens inverse ou Ă lâarriĂšre de celui-ci. Les feux jaunes visent Ă Ă©viter les manĆuvres de freinage brusques ou dâaccĂ©lĂ©ration et de maniĂšre plus gĂ©nĂ©rale Ă ralentir la circulation pour assurer la sĂ©curitĂ© des Ă©coliers. Toutefois, nombreux sont ceux qui font fi de cet avertissement et qui sâempressent de dĂ©passer lâautobus, commettant alors une infraction. En effet, les tribunaux ont Ă©tabli que la rĂšgle Ă respecter est la mĂȘme que celle devant ĂȘtre suivie par les automobilistes sâapprĂȘtant Ă traverser une intersection dont les feux ont passĂ© au jaune le conducteur doit immobiliser son vĂ©hicule, Ă moins quâil ne soit engagĂ© dans une manoeuvre de dĂ©passement ou de croisement ou soit si prĂšs de lâautobus quâil lui serait impossible dâimmobiliser son vĂ©hicule sans danger2. Feux rouges et panneau dâarrĂȘt arrĂȘt obligatoire Lorsque les feux rouges intermittents sont activĂ©s ou lorsque le panneau dâarrĂȘt est dĂ©ployĂ©, les conducteurs dâun vĂ©hicule routier ainsi que les cyclistes doivent sâimmobiliser Ă une distance de plus de cinq 5 mĂštres de lâautobus scolaire. Lâemplacement de lâusager de la route par rapport Ă lâautobus est sans incidence. Que celui-ci soit situĂ© directement derriĂšre lâautobus ou face Ă ce dernier dans la direction opposĂ©e, il est dĂšs lors dans lâobligation de sâimmobiliser complĂštement. Toutes manĆuvres de dĂ©passement ou de croisement constituent une infraction Ă lâarticle 460 alinĂ©a 1 du Code la sĂ©curitĂ© routiĂšre3 ci-aprĂšs Code ». Si au moment oĂč les feux rouges sont activĂ©s ou le panneau est dĂ©ployĂ©, lâusager se trouve Ă une distance moindre de cinq 5 mĂštres de lâautobus, notamment parce quâil sâest engagĂ© le long dâune file dâautobus scolaires4 en vue de les dĂ©passer, il demeure dans lâobligation de sâimmobiliser immĂ©diatement, câest-Ă -dire lĂ oĂč son vĂ©hicule se trouve. Exception du terre-plein Il existe une exception Ă lâobligation dâimmobiliser son vĂ©hicule lorsque les voies de circulation sont sĂ©parĂ©es par un terre-plein5, ce dernier assurant suffisamment la protection des Ă©coliers pour permettre aux usagers de la route en sens inverse de poursuivre leur chemin. PĂ©nalitĂ© en cas dâinfraction â Amende de 200 Ă 300 $ pour les automobilistes â 9 points dâinaptitude pour les automobilistes â Amende de 80 Ă 100 $ pour les cyclistes Tant les cyclistes que les automobilistes doivent garder Ă lâesprit en permanence les rĂšgles de prudence en lien avec les autobus scolaires, puisque tous deux sont visĂ©s par lâinfraction de lâarticle 460 du Code. Chez les automobilistes, le dĂ©passement dâun autobus scolaire est lourd de consĂ©quences. Le contrevenant risque de voir inscrire neuf 9 points dâinaptitude6 Ă son dossier de conduite et est passible dâune amende allant de 200 $ Ă 300 $, plus frais applicables7. Le nombre de points pour ce type dâinfraction est particuliĂšrement Ă©levĂ©. Pour plusieurs, notamment les titulaires dâun permis dâapprenti-conducteur, dâun permis probatoire ou dâun permis de conduire ĂągĂ©s de moins de 23 ans8, une telle pĂ©nalitĂ© rĂ©sulte en une suspension immĂ©diate du permis de conduire, et ce, pour une pĂ©riode minimale de 3, 6 ou 12 mois, selon le type de permis et les antĂ©cĂ©dents au dossier de conduite9. Au surplus, il convient de souligner quâun nombre Ă©levĂ© de points dâinaptitude emporte dâautres rĂ©percussions nĂ©gatives, notamment lâaugmentation du coĂ»t de renouvellement de permis et de la prime dâassurance automobile. Pour sa part, le cycliste fautif sâexpose Ă une amende de 80 Ă 100 $, sans risque de se voir imputer des points dâinaptitude10. Statistiques et solutions La rĂ©glementation en lien avec les autobus scolaires fait partie des plus malmenĂ©es. Les rĂšgles interdisant le dĂ©passement dâun autobus arrĂȘtĂ© nâont rien de nouveau, et pourtant, elles sont enfreintes quotidiennement par un nombre alarmant de conducteurs pressĂ©s, et ce, au dĂ©triment de la sĂ©curitĂ© des Ă©coliers qui montent et descendent du vĂ©hicule. Chaque annĂ©e, plus de 1 000 contraventions sont donnĂ©es Ă des automobilistes ayant omis de se conformer aux signaux dâarrĂȘt11, ce qui est bien en dessous du nombre rĂ©el dâinfractions commises. En 2018, Le ministĂšre des Transports a mis en place un projet pilote visant Ă Ă©valuer le nombre dâinfractions commises chaque jour en lien avec les rĂšgles de sĂ©curitĂ© des autobus scolaires12. Pour ce faire, des autobus ont Ă©tĂ© munis de camĂ©ras conçues pour enregistrer les dĂ©passements illĂ©gaux. Les rĂ©sultats sont alarmants en moyenne chaque autobus subit dĂ©passements illĂ©gaux par jour13. RĂ©cemment, la province dâOntario a manifestĂ© son intention de modifier sa loi afin que de telles images soient suffisantes Ă elles seules pour prouver lâinfraction14. Il sâagit lĂ dâune solution pour enrayer ce phĂ©nomĂšne que le QuĂ©bec pourrait Ă©galement adopter. La prudence est donc de mise. RĂ©digĂ© avec la collaboration de Madame AbegaĂ«lle Duval, Ă©tudiante en droit. 1 TRANSPORT QUĂBEC, RĂšgles de circulation spĂ©cifique aux autobus et aux minibus, QuĂ©bec, Gouvernement du QuĂ©bec. 2 Code de la sĂ©curitĂ© routiĂšre, RLRQ, c. ci-aprĂšs art. 361 et 460; Joliette Ville de c. CroisetiĂšre, 2007 QCCM 160; Directeur des poursuites criminelles et pĂ©nales c. Beaulieu, 2018 QCCM 155. 3 Code de la sĂ©curitĂ© routiĂšre, prĂ©c., note 2. 4 Laval Ville de c. Desnoyers, 2006 QCCM 353. 5 Art. 160 al. 2 6 RĂšglement sur les points dâinaptitude, c. r. 37. 7 Art. 510 8 RĂšglement sur les points dâinaptitude, prĂ©c., note 5, art. 5 et 9 SOCIĂTĂ DE LâASSURANCE AUTOMOBILE, Les points dâinaptitude, QuĂ©bec, Gouvernement du QuĂ©bec. 10 Art. 504 11 François TARDIF, Les infractions et les sanctions reliĂ©s Ă la conduite dâun vĂ©hicule routier 2008-2017, Service de la recherche en sĂ©curitĂ© routiĂšre, SociĂ©tĂ© de lâassurance automobile, janvier 2019, p. 12. 12 TRANSPORT QUĂBEC, QuĂ©bec salue la mise en place dâun projhet pilot visant Ă documenter la sĂ©curitĂ© des Ă©coliers, QuĂ©bec, Gouvernement du QuĂ©bec, 23 fĂ©vrier 2018. 13 COMITĂ DE SUIVI DU PROJET DE BUSPATROUILLE CONCERNANT LâUTILISATION DE SYSTĂMES DE VIDĂO AUTOMATISĂS SUR LES AUTOBUS SCOLAIRES, Rapport dâanalyse, QuĂ©bec, Gouvernement du QuĂ©bec, 3 aout 2018, 14 Andrew GRAHAM, âSchool bus camera footage alone to be enough to prosecute drivers in courtâ, 25 avril 2019, Global News.
Jakarta - Sejumlah upaya terus dilakukan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. Ditlantas Polda Metro Jaya bekerja sama dengan sekolah-sekolah akan melakukan sosialisasi tertib lalu lintas kepada pelajar secara daring."Dalam rangka menyikapi kebijakan dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19 yang belum berakhir, Ditlantas Polda Metro Jaya membuat Program Kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan tertulisnya, Jumat 6/11/2020.Sambodo mengatakan, program tersebut akan diberikan kepada pelajar mulai tingkat SD dan SMP di seluruh DKI Jakarta. Nantinya program sosialisasi tersebut akan dilakukan secara daring. Menurut Sambodo, kegiatan tersebut dilakukan mulai Senin 2/11 lalu. Dia menyebutkan materi program sosialisasi tersebut akan disesuaikan berdasarkan tingkat pendidikan siswa."Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Ditlantas Polda Metro Jaya dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta," imbuh lanjut Sambodo mengatakan, kegiatan tersebut menjadi penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak usia dini. Dia berharap wawasan dan kesadaran para pelajar akan pentingnya tertib berkendara lewat program tersebut semakin meningkat."Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun karakter disiplin anak-anak lebih dini dan meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya disiplin berlalu lintas," tutur remaja yang tidak terbit berkendara hingga kini masih kerap terjadi. Beberapa waktu lalu masyarakat dibuat heboh dengan kasus pelanggaran lalu lintas ABG pemotor ugal-ugalan di Tangerang Selatan. Saat itu remaja tersebut hendak mengendarai sepeda motor dengan posisi tiduran bak 'Superman tengah terbang'.Polisi pun meminta para remaja dan orang tua menyikapi kasus tersebut secara serius. Orang tua diimbau tidak memanjakan anak yang belum cukup umur dengan memfasilitasinya dengan kendaraan."Bagi orang tua agar tidak memperbolehkan anaknya yang belum cukup umur untuk mengemudikan kendaraan bermotor," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar kepada wartawan, Jumat 23/10.Pelajar tersebut ditilang dengan pasal berlapis karena melanggar sejumlah aturan lalu lintas. Polisi juga menyita motor yang digunakan ABG tersebut sebagai barang bukti. mea/mea
tertib berlalu lintas bagi pelajar